JAKARTA , Wartanusantaradigital.com – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri secara resmi Musyawarah Besar (Mubes) IX Huyula Heluma Lo Hulontalo (LAMAHU) yang digelar di Gedung Menara Imperium Lantai 7, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Harris Bobihoe menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus dan keluarga besar LAMAHU atas terselenggaranya musyawarah besar sebagai forum tertinggi organisasi.
“Apresiasi setinggi-tingginya dan selamat atas terlaksananya Musyawarah Besar LAMAHU. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan amanah, penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan dedikasi, serta mampu membawa kemajuan organisasi dan kemaslahatan bagi masyarakat Gorontalo di mana pun berada,” ujar Abdul Harris Bobihoe.

Ia menegaskan, Musyawarah Besar bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan masa depan LAMAHU. Di dalamnya terkandung berbagai gagasan, harapan, dan cita-cita bersama dalam menjaga nilai-nilai luhur budaya Gorontalo, khususnya semangat musyawarah mufakat, saling menghargai perbedaan, serta mengedepankan kepentingan bersama.
“Cita-cita besar dalam menjaga budaya, memperkuat gotong royong, dan menjunjung tinggi kerukunan harus terus dirawat di mana pun berada. Terutama bagi saudara-saudara di Kota Bekasi, dari mana pun asal kita, cintailah juga daerah tempat kita tinggal saat ini. Jadilah perekat persatuan, junjung tinggi toleransi, dan berkontribusi dalam memajukan daerah,” ungkapnya.

Menurut Abdul Harris Bobihoe, LAMAHU memiliki peran penting sebagai wadah kekeluargaan dan persatuan, tidak hanya dalam mempererat silaturahmi antaranggota, tetapi juga dalam melestarikan adat, budaya, serta identitas kedaerahan di tengah tantangan globalisasi yang semakin kompleks.
“LAMAHU diharapkan tampil sebagai organisasi yang solid secara internal, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. LAMAHU bukan hanya simbol persatuan, tetapi juga motor penggerak kepedulian sosial,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Bekasi memandang organisasi kemasyarakatan seperti LAMAHU sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam memperkuat nilai spiritual, moral, dan peradaban masyarakat.
“Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen menjadi pengayom dan merangkul seluruh elemen masyarakat. Kami terus menjalin sinergi dengan seluruh stakeholder. LAMAHU merupakan mitra strategis dalam mewujudkan Kota Bekasi yang nyaman dan sejahtera bagi seluruh warganya,” pungkas Abdul Harris Bobihoe.
(RIO)
